Sepenggal Kisah Bodoh Selama Ngeblog (Pengalaman Pribadi Ikut-Ikutan Ngeblog)

Dari pengalam saya ngeblog selama ini, saya mempunyai penilaian sendiri tentang fenomena blogger (ngeblog) di Indonesia, setidaknya kebanyakan yang saya lihat ada uniknya (saya tidak mau mengatakan hal lain, nanti kalian sendiri yang meberikan penilaian apa yang saya maksud unik)



Awal mula ngeblog


Saya mulai ngeblog (membuat blog) pertama kali tahun 2012, waktu itu saya masih kuliah. Saya membuat blog hanya sekedar ini mempunyai website sendiri dan bisa saya posting tentang apa saja yang ada dipikiran saya.

Waktu itu saya masih belum tahu apa itu blog, tujuan ngeblo, dll, yang saya tahu hanya membuat sebuah homepage (seperti webste) menggunakan platform blogspot milik Google (karena gratis hehe).

Yang ada dipikiran saya waktu itu adalah bagaimana cara membuat tampilan template blog saya bagus dan enak dilihat, meskipun kontennya masih acak adul, apa yang saya lihat ngetren itu yang saya posting. Saya sampai begadang hanya untuk memilih template gratisan yang bagus (sesuai hati).

Berjalan beberapa bulan, sembari terus (baca : setiap kali ngeblog) mencari tutorial tentang blogger dan custom template, saya melihat kok mereka yang topik blognya tentang custom template, atau custom tampilan blog selalu ramai kunjungannya, saya juga memperhatikan komentarnya pada antusias dan rame.

Mulai tertarik tentang topik tutorial blog/custom blog


Dari sana saya berfikir mau ikut juga memposting artikel tentang custom template atau custom tampilan blog karena pasti ramai pengunjungnya.

Saya mulai menulis artikel tentang cara memasang widget ini ada itu diblog, cara memasang bendara melayang diblog, dan lainnya (kalian pasti kebayang yang saya maksud). Awalnya berjalan lancar, tapi kedepannya saya merasa makin sulit menulis artikel tentang custom blog. Kenapa demikian?

Karena setiap kali saya mengcustom blog saya sendiri, dan ketika running well, saya memposting ulang apa yang saya telah lakukan di blog saya, tentunya script yang saya gunakan milik orang lain yang sudah saya coba sendiri di blog saya. Karna hal ini saya jadi gampang untuk memposting dan menjadikannya sebuah artikel.

Terjadilah hal laknat (baca : copas artikel)


Namun lambat laun, saya sudah jarang mengcustom blog dan alhasil saya juga kebingungan mau memposting tutorial custom blog tentang apa. Nah yang terjadi selanjutnya apa? Terjadilan copas.

Sebelum saya memposting artikel, saya melakukan blog walking terlebih dahulu mencari artikel tutorial custom blog yang ramai dicari orang, karena seperti yang saya bilang sebelumnya, topik tentang tutorial blog itu banyak sekali peminatnya.

Setelah dapat artikel yang menurut saya banyak peminatnya, saya posting kembali  di blog saya (baca copas). Itu berlangsung selama berbulan-bulan, bahkan mungkin sampe masuk angka tahunan.

Apa yang terjadi setelahnya?


Saya mulai bosan. Bosan dalam artian saya merasa ada yang kurang dari apa yang saya lakukan selama ngeblog tersebut. Saya merasa kurang antusias memposting artikel. Setiap saya menulis artikel (tetang melihat referensi postingan orang lain), selalu berhenti ditengah jalan, ketika artikel sudah jadi setengah, pikiran gak terfokus lagi, seperti ada rasa kurang menarik terhadap apa yang saja kerjakan , alhasil postingan itu nyangkut di draff, dan tak tersentuh lagi (sampai sudah posting artikel barupun yang di draff itu tidak tersentuh lagi).

Mulai melirik topik gado gado


Karna merasa kurang puas dengan apa yang selama ini saya kerjakan, saya mulai melirik topik apa saja yang lagi hangat-hangatnya dan itulah yang saya posting di blog. Artikel yang saya posting berbagai macam topik, ada tentang olahraga, politik, wisata, cerita inspirasi, dllnya, pokoknya sudah gak jelas dan sudah masuk kategori gado-gado

Jika dihitung postingan dari awal buat blog sampe masuk ketopik gado-gado sudah mencapai ratusan, kurang lebih 130 artikel. Namun semuanya tidak berkualitas, tidak ada hal yang mebanggakan.

Yang saya tahu dulu adalah blog yang berisi banyak artikel itu keren, eh tau-taunya cuma sampah semua.

Kapan mulai sadarnya?


Setelah sekian lama berjalan, masuk ke tahun 2016 awal, kalau tidak salah ingat itu bulan februari 2016.

Pada bulan februari itulah saya mengenal istilah menghasilkan uang dari blog. Setelah searching bagaimana menghasilkan uang dengan blog akhirnya saya mengenal istilah Google Adsense.

Saya lihat persyaratan daftar Google Adsense, blog minimal harus sudah berumur 6 bulan dan sudah memiliki beberapa postingan.

Saya merasa blog saya sudah berumur lama dari tahun 2012 dan postingannya juga sudah ratusan. Waktu itu postingan sudah mencapai 201 artikel (baca : artikel sampah).

Saya mencoba daftar Google Adsense dan disuruh menunggu beberapa hari karena proses review blog.

Bagaimana hasil review Google Adsense?


Luar biasa! ditolak karena blog saya tidak memenuhi kriteria dan blablalbla. Pada saat itu saya berfikir kenapa blog saya yang sudah berusia lama dan sudah memiliki banyak postingan kok masih ditolak ya?

Mulailah saya aktif searching tentang bagaimana proses daftar Google Adsense dan penyebab blog ditolak. Dari kegiatan-kegiatan searching inilah saya mengenal master-master blog yaitu Mas Sugeng, Herman Yudiono, Gani Sebastian, dan lainnya masih banyak lagi.

Dari postingan-postingan mereka saya menyadari bahwa blog saya memang masih dibawah standar kelayakan untuk diajukan menjadi publisher Google Adsense, hahaha

Terus apa yang dilakukan?


Maunya saya membuat blog baru lagi untuk mengulang memulai ngeblog yang benar, tapi setelah dipikir-pikir lagi jika saya membuat blog baru, saya benar-benar mulai ngeblog dari awal. Harus nyari visitors barulah, menunggu agar umur blog minimal 6 bulan lah, mencari carai agar alamat blog saya masuk ke radar Google Search Engine, dllnya.

Tapi jika saya menggunakan blog lama saya, saya sudah mendapatkan dua hal, yaitu umur blog sudah lama dan sudah masuk radar Google Search Engine.

Dari pimikiran tersebut saya putuskan untuk menggunakan blog lama saya. Saya menghapus semua postingan saya yang jumlahnya sudah mencapai angka 200 artikel dan memulai memposting artikel yang berkualitas dan sesuai dengan apa minat saya dan keinginan saya.

Menemukan topik baru


Pertengahan 2016 saya memulai ngeblog dengan topik baru. topik yang saya ambil adalah tentang apa yang saya kerjakan saat itu. Saya mulai meposting artikel dan tutorial dari pengetahuan yang saya dapatkan selama kerja dan materi-materi yang masih saya ingat selama kuliah dulu.

Saya merasa ada tantangan baru dan juga saya merasa sangat antusias ketika memposting artikel sesuai dengan minat saya. Saya mulai lupa waktu (menikmati ngeblog karena sesuai dengan minat), tiap hari setelah jam kantor berakhir, saya langsung ngeblog, baik itu memposting artikel baru ataupun melakukan custom template agar sesuai dengan topik baru blog saya.

Sekedar informasi saya lulusan Tekni Informatika dan bekerja sebagai seorang programmer di salah satu perusahaan swasta.

Jreng-Jreng


Setelah beberapa bulan memposting artikel tentang pemrograman dan melakukan custom blog, custom domain, dll saya dafatarkan lagi ke Google Adsense. Sempat ditolak berkali-kali namun akhirnya diterima juga (di approve sepenuhnya).

Nama blog saya dulu adalah viyatampaksiring.blogspot.com (sekarang sudah tidak bisa diakses lagi), kemudian saya ganti dengan domain TLD (Top Level Domain) menjadi putuguna[dot]com.

Sekarang blog tersebut sudah memiliki postingan sebanyak 100 lebih artikel original hasil pemikiran sendiri.

Penutup


Itulah sekelumit kisah saya ngeblog dari awal sampai sekarang ini, semoga teman-teman pembaca (yang kebetulan nyasan dan mebaca artikel ini) dapat mengambil pelajaran berharga yang digunakan acuan untuk ngeblog kendepannya.

Akhir kata, saya ucapkan salam sukses bersama. Terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adsense Melayang (Floating dan Sticky Ads) Melanggar Kebijakan? Berikut Ulasannya

Likers Fans Page Banyak, Apakah Menjamin Penghasilan Blog Tinggi?

Cara Sukses Menjadi Publisher Google Adsense Tanpa SEO