Cara Tepat Menentukan Topik Blog

Apa yang mencirikan suatu blog dapat dikategorikan berkelas? Apakah dari Template yang dipakai? Penempatan widget yang proporsional? Ataukah topik yang dibicarakan pada setiap artikel yang di publish?

Dari pengalaman saya pribadi selama beberapa tahun ngeblog, ada beberapa hal (saya urutkan secara heirarki) yang menjadi faktor penentu apakah blog tersebut dikatakan berkelas dan berbobot, antara lain :
  1. Topik blog
  2. Penulisan artikel
  3. Template
  4. Widget dan menu navigasi
  5. dll
Oya saya disini tidak akan membahas tentang SEO, karena topik tersebut memiliki cakupan tersendiri dan sangat panjang untuk dibahas di artikel ini. Membicarakan tentang SEO berarti kita juga harus berbicara mesalah Template dan Artikel. Nanti akan saya buatkan artikel khusus yang membahas tentang SEO

Balik lagi pembahasan utama, kenapa sebuah topik blog bisa dikatakan jadi penentu blog tersebut bisa dikatakan berkelas atau berbobot? Silakan baca ulasan saya tentang : Apakah topik blog menentukan kesuksesan blog?

Topik yang diambil akan mencirikan website/blog yang kita kelola, apakah blog berita, blog kesehatan, blog pemrograman, blog musik, dll. Dengan jelasnya topik dari blog kita maka akan mempermudah mencari visitor yang sesuai target. 

Menentukan topik adalah langkah awal dari proses ngeblog


Seperti seseorang yang sedang bersekolah, yang paling kelihatan keinginannya mau jadi apa nantinya adalah saat anak itu duduk dibangku SMP. Jika dia ingin menjadi dokter nantinya, maka dia akan berfikir bagaimana cara dan apa saja yang perlu dipelajari agar mampu mengejar cita-cita menjadi seorang dokter nantinya

Maka perencanaan jangka panjang anak itu harusnya begini :

Saya mau jadi dokter, agar lancar prosesnya, SMP saya harus bagus dimata pelajaran A,B,C agar ketika SMA saya bisa mengambil jurusan IPA (karena syarat masuk jurusan kedokteran adalah SMA IPA)

Nah begitu juga dengan kalian sebagai blogger, terutama blogger pemula yang baru mau memulai menulis, kalian harus punya perencanaan jangka panjang :

Saya mau jadi blogger, saya harus menentukan topik apa yang mau saya sampaikan di blog saya nantinya. Dengan adanya topik yang pasti itu akan mempermudah saya menargetkan visitorsnya siapa-siapa saja. Dengan sudah jelasnya target visitors maka proses promosi/pemasaran/marketing akan menjadi lebih mudah, karena sudah tau targetnya siapa saja.

Bagaimana menentukan topik yang bagus?


Kata bagus itu memiliki pengertian yang relative dan memiliki sudut pandang yang berbeda. Topik seperti apa yang bisa dikatakan bagus? Saya juga tidak tahu. Namun yang pasti menurut pengalaman pribadi saya adalah topik yang bagus adalah topik yang sesuai dengan minat kita, hobby kita sendiri.

Bagi yang sudah memiliki keahlian tertentu juga bisa dijadikan sebagai topik. Misalnya kalian berprofesi sebagai Perawat atau Bidan, programmer, dll, maka jadikan saja keseharian kalian dalam pekerjaan tersebut sebagai  konten utama di blog kalian (jadi topik blog).

Dengan keseharian kalian dijadikan topik blog, maka kalian akan lebih mudah mendapatkan ide untuk menulis artikel dan saya jamin akan lebih menarik isi artikelnya, karna menulis artikel bersumber dari pengalaman sendiri.

Begitu juga dengan hobby, yang namanya hobby pasti secara berkala pernah dilakukan, misalnya yang hobby mancing (seperti saya), setiap minggunya pasti pernah mancing, entah itu mancing disungai atau di laut. Disamping itu bagi yang memiliki hobby mancing pasti tahu spesifikasi alat pancing yang bagus, kan? Nah hal-hal seperti bisa dijadikan bahan postingan kalian.

Bagaimana jika memiliki pekerjaan dan hobby yang berbeda?


Kalo masalah ini sih saya tidak heran, hehehe. Saya hobby mancing, futsal, musik tapi pekerjaan saya saat ini adalah seorang programmer.

Mungkin maksud dari pertanyaan ini "Jika saya memiliki hobby dan pekerjaan yang sama apakah boleh ditulis dalam satu blog?", mungkin seperti itu ya kira-kira

Sebenarnya sih tidak jadi masalah jika kalian mau memposting lebih dari satu topik diblog kalian, itu hak-hak kalian kan? hehe

Cuma yang ingin saya sampaikan diartikel ini dan artikel sebelumnya adalah agar kalian punya perencanaan terhadap blog kalian, maksud saya rencana jangka panjangnya.

Jika kalian punya dua hal yang ingin disampaikan buat saja dua (2) blog, yang satu bertemakan keahlihan kalian dipekerjaan dan yang satunya lagi bertemakan hobby kalian, tidak masalah bukan? Justru itu akan mempermudah kalian nantinya untuk promosi dan menggaet visitors.

Sekedar sharing pengalaman saya :


Dulu ditahun 2012 saya pertamakali membuat sebuah blog, saya tidak punya perencanaan yang saya tahu hanya buat blog dan punya website.

Artikel yang saya posting disana isinya tentang tutorial memasang widget di blog, pendidikan, berita olahraga dan politik, tempat wisata, teknologi, macem-macem lah pokoknya

Saya kemudian membuat fans page (biar sama dengan blogger2 lainnya :v) saya undang semua teman-teman saya difacebook untuk melike fans page saya.

Artikel yang sudah saya posting di blog, saya share di fanspage saya, ada yang mengklik dan ada yang tidak

Ya begitu hasilnya ada yang ngelike hanya sekedar ngelike ada yang tidak ngelike sama sekali, karna mungkin dilihat apa yang saya posting di fanspage, tidak sesuai minatnya dia (*)

Pada tahun 2015 barulah saya mengenal istilah menghasilkan uang dari ngeblog, dan baru tahu kalo ada sesuatu yangmenggiurkan namanya Google Adsense.

Saya coba aja daftarkan, dan ternyata direject terus, karna beberapa alasan (saya baca-baca di forum) berikut :

  • Artikelnya campuran (gado-gado) pembahasannya tidak focus sehingga dekategorikan tidak bermanfaat bagi pembaca
  • Blognya tidak menarik dilihat dari segi tampilan, banyak widget-widget tidak penting bermunculan (seperti bendera, burung twitter terbang dan hujan salju).
  • Struktur penulisan tidak bagus.
  • dll
Setelah saya reseach dan mendapatkan beberapa inspirasi dari blogger-blogger terkenal, saya pun menghapus sebagian besar artikel saya (FYI : waktu itu sudah 200 artikel tersposting), mengganti template dengan yang lebih bagus dan enak dipandang, mengatur widget dll. Pada akhirnya seperti mengulang lagi dari awal.

Silakan baca kisah tentang perjalanan saya ngeblog disini : Sepenggal kisah bodoh selama ngeblog (Pengalaman pribadi ikut-ikutan ngeblog)

Apa pelajaran yang dipetik dari pengalaman saya


Berkaca dari pengalam saya diatas, saya memetik pelajaran yang penting untuk saya dan para blogger pemula lainnya, antara lain :
  • Perencanaan yang matang dari awal sangat penting
  • Tentukan topik pembahasan dari awal
  • Atur sedemikian rupa template yang akan digunakan
  • Lakukan penulisan kontent dengan baik dan benar agar pembaca mudah mengerti dan nyaman berada di blog kalian
Setidaknya, jika sudah menyiapkan perencanaan dari awal yang matang, maka tidak akan kejadian seperti saya yang dua kali kerja.

Jika mebicarakan hanya satu topik saja, bukannya malah kita susah mendapatkan ide?


Memang. Saya akui jika kita hanya membahas satu topik saja, interval memposting artikel itu jedanya agak lama, saya sendiri mengalaminya. Menulis satu artikel saja biar menarik dan memiliki nilai yang tinggi itu lama apalagi ditambah hanya membahas satu topik saja.

Tapi tidak masalah jika kalian paham strateginya, maksud saya disini adalah hal yang harus kalian lakukan setelah selesai memposting satu artikel.

Sebagai gambaran, saya biasanya melakukan hal-hal berikut ini ketika selesai menulis satu artikel :
  1. Membaca ulang, apakah sudah masuk inti/materi yang ingin disampaikan
  2. Jika sudah, lakukan promosi, baik itu share di media social atau menggunakan jasa berbayar Facebook Ads ataupun lainnya.
  3. Sambil memantau artikel yang sudah keposting, saya biasanya menyiapkan kerangka artikel selanjutnya.
Ide akan datang dengan sendirinya nanti, mungkin dari aktifitas yang telah kita jalani, permasalahan di dunia yang kita geluti, dari activitas hobby kita selanjutnya, bisa dari mana saja.

Jadi jangan mengebu-gebu ingin memposting artikel sebanyak-banyaknya biar cepet terindex. Saya lebih suka artikel yang berkulitas dan bersumber dari pengalaman sendiri meskipun itu jumlahnya sedikit daripada banyak tapi tidak berkualitas sama sekali.

Biasakan juga setelah memposting satu artikel dan mempromosikannya, lakukanlah activitas seperti biasa lagi, refresh pikiran kalian, tidak perlu memaksa menulis artikel kalau memang lagi tidak ada ide masuk. Jika ada ide sedikit maka cukup tulis saja kerangka kalimatnya. Nanti ketika kerangka kalimat itu sudah banyak, barulah kalian berkreasi dengan menulis artikel selanjutnya.

Penutup


Ada banyak cara para blogger untuk membuat topik blog biar menarik dan artikelnya tersusun rapi. Cara-cara diatas itu adalah pengalaman saya sendiri. Kalian bisa ikuti atau tidak, anggap saja sebagai pengetahuan baru untuk memperbaik apa yang sedang kurang saat ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adsense Melayang (Floating dan Sticky Ads) Melanggar Kebijakan? Berikut Ulasannya

Mengoptimalkan Blog Agar Cepat Masuk Page One Google

Likers Fans Page Banyak, Apakah Menjamin Penghasilan Blog Tinggi?